DEFINISI BIOREMEDIASI PDF

Dan, jangan juga dilupakan jenis-jenis mikroorganisme yang dapat menyerap logam berat, sehingga sangat bagus dimanfaatkan untuk proses bioremediasi. E. coli untuk menghasilkan insulin manusia [68] Modified E. coli telah digunakan dalam pembangunan vaksin, bioremediasi, dan pengeluaran enzim amobil. Oleh kerana penggunaannya yang meluas dalam perubatan tradisional Asia, dan potensinya dalam bioremediasi, ia adalah genus sangat penting dari segi.

Author: Zolozil Dalabar
Country: Burundi
Language: English (Spanish)
Genre: History
Published (Last): 11 January 2017
Pages: 218
PDF File Size: 11.27 Mb
ePub File Size: 6.86 Mb
ISBN: 975-4-20035-532-4
Downloads: 32450
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Bajin

Directory of Open Access Journals Sweden. Full Text Available Penelitian penentuan penyebaran konsentrasi logam berat Cd pada sedimen di muara sungai Deffinisi Kuala telah dilakukan.

BIOREMEDIASI [Compatibility Mode]

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat penyebaran konsentrasi logam berat pada sedimen di muara tersebut. Konsentrasi Cd ditentukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom SSA, dengan menggunakan empat validasi metode yaitu batas deteksi, presisi, akurasi, dan linieritas.

Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat Cd dalam sampel sedimen di hulu, badan, dan hilir dari muara sungai Way Kuala berada dalam kisaran Full Text Available Sungai Bengawan Solo merupakan salah satu sungai terpanjang di Indonesia yang mengalir mulai dari area hulu di Kabupaten Wonogiri dan Ponorogo hingga ke area hilir di Kabupaten Gresik. Perubahan fungsi lahan di area hulu dan peningkatan debit yang melalui Sungai Bengawan Solo membuat banjir terjadi di area hilir sungai yakni di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Gresik.

Sudetan Pelangwot sepanjang 13 km merupakan saluran yang dibuat untuk mengurangi debit banjir yang terjadi dengan mengalirkannya ke laut Jawa.

Namun dikarenakan pendangkalan yang terjadi akibat sedimentasi, kapasitas Sudetan Pelangwot dalam mengalirkan debit menurun. Tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa sedimentasi yang terjadi pada sudetan Pelangwot dengan menggunakan program bantu HEC-RAS 4. Agradasi terjadi di sebagian besar penampang sudetan sedangkan degradasi hanya terjadi di beberapa titik. Kantong sedimen dapat dibuat sebagai upaya pengendalian sedimen pada dasar saluran sudetan di tiga titik yang berbeda dengan kapasitas total Pemeliharaan kantong sedimen bioremedlasi setiap 3 bulan sekali dengan melakukan pengerukan pada kantong sedimen.

Contoh sedimen diambil dengan menggunakan gravity core pada 5 stasiun penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat dalam sedimen serta memprediksi kualitas sedimen berdasarkan pendekatan analisis indeks Indeks geoakumulasi dan Indeks Beban Pencemaran. Hasilnya menunjukkan, kandungan Bioremdiasi berkisar 3, ppm, Cd 0, ppm, Cu 3, ppm, Zn 24, ppm, dan Ni 37, ppm. Kandungan ke lima logam tersebut masih lebih rendah dari nilai ambang batas yang ditetapkan oleh Kantor Menteri Negara Dffinisi Hidup dan baku mutu sedimen Ontario Ontario Sediment Guideline Kandungan logam berat dalam sedimen di Stasiun 4 lebih tinggi dibandingkan dengan Stasiun lainnya.

Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekstur sedimen di masing-masing stasiun. Stasiun 4 berada di muara defihisi dan mempunyai sedimen dengan tekstur berupa lumpur berwarna hitam. Kandungan logam Ni lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, hal ini menunjukkan adanya masukan sedimen dari Teluk Kendari dan Teluk Lasolo yang terbawa oleh arus, disamping yang berasal dari darat yang masuk melalui aliran sungai.

Pupuk mikrobiologis

Pemodelan SWAT membutuhkan sejumlah input parameter berupa relief, tanah, tutupan lahan dan pengelolaan lahan. Pedogeomorfologi digunakan sebagai batas satuan tanah karena tidak tersedianya peta tanah di wilayah penelitian. Kualitas air sungai ini telah mengalami penurunan bahkan terpantau beberapa logam berat terkandung dalam air Sungai Citarum. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pencemaran Cd di sedimen Waduk Saguling pada dua musim yang berbeda.

Lokasi penelitian dilakukan di 10 titik di Waduk Saguling. Penelitian mengkaji perbedaan konsentrasi Cd pada Bulan Juli mewakili musim kemarau dan Bulan November mewakili musim hujan. Sedimen yang diperiksa merupakan sedimen permukaan pada kedalaman cm pada dasar waduk. Tingkat pencemaran sedimen akibat Cd dinilai dengan menggunakan dua metode yaitu: Hasil penilaian kualitas sedimen dengan menggunakan metode CF di semua titik penelitian di Waduk Saguling termasuk kategori terkontaminasi sangat tinggi sedangkan berdasarkan hasil penilaian dengan MPI kualitas sedimen Waduk Saguling termasuk kategori tercemar oleh logam berat Cd.

  ARNOLD PACEY TECHNOLOGY IN WORLD CIVILIZATION PDF

Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi pengelolaan Waduk Saguling mengenai kondisi pencemaran logam berat yang telah terjadi di waduk tersebut. The river waters quality. Full Text Available Abstract. The distribution of microplastic was studied in the Muara Badak districts Kutai Kartanegara regency in May Sediment samples were taken from four stations that represent residential, in mangrove, near the beach and away from residential areas.

Sediment samples were taken using the pipe at a depth of cm – cm, then the observed and calculated abundance of microplastic. The results showed that the type microplastic found is a fragment, film and fiber.

Escherichia coli – Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas

At Station 1 found fragments about Sampel sedimen diambil dari 4 stasiun yang mewakili pemukiman penduduk, dekat sungaidekat pantai dan jauh dari pemukiman penduduk. Sampel sedimen diambil menggunakan pipa paralon pada kedalaman cm — cm, kemudian diamati dan dihitung kelimpahan mikroplastik.

Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis mikroplastik yang ditemukan adalah fragmen, film dan fiber. Full Text Available Dinamika kawasan pesisir Kecamatan Brebes berupa bencana abrasi dan akresi yang terjadi memiliki dampak besar terhadap kerusakan kawasan mangrove dan pesisir.

Fenomena abrasi dan akresi yang terjadi dipengaruhi oleh parameter oseanografi yang dapat mempengaruhi sebaran sedimen di pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pembangkit fenomena abrasi dan akresi di pesisir Kecamatan Brebes serta bentuk mitigasi yang tepat untuk mengurangi bencana abrasi. Metode yang digunakan adalah descriptive kuantitatif dan analisis yang dilakukan adalah pengukuran arus, pengukuran pasang surut, pemetaan batimetri, analisis ukuran butir sedimen dan pemodelan hidrodinamika 2 dimensi.

Sedimen berupa pasir, lanau, dan pasir lanauan dengan nilai rerata ukuran butir 5. Kecepatan arus sepanjang pantai hasil model pada kondisi purnama berkisar ,12 m.

Perlu dilakukan penataan ulang terhadap kawasan mangrove dan bangunan pelindung pantai serta melakukan pencodetan terhadap sungai — sungai utama yang merupakan sumber pembawa material sedimen sehingga dapat memberikan suplay endapan sedimen di bagian pesisir.

The erosion and accretion are influenced by oceanography parameters that can affect the distribution of coastal sediments. The aims of this research were to determine the characteristics of the phenomenon of erosion and accretion in coastal Brebes Subdistrict and shape appropriate mitigation to reduce the erosion. This research is done with the bed sediment sampling using grab sampler for This study aims to estimate the potential collapse in the Seropan cave, based on the existing geological structure conditions in the cave.

This is very necessary because in the Seropan cave will be built Microhydro installation for power plants. The electricity will be used to raise the underground river water in the cave to a barren soil surface, which can be used for surface irrigation. The method used is analysis the quality of rock mass along the cave.

Analysis of rock mass quality using Geomechanical Classification or Rock Mass Rating RMRto determine the magnitude of the effect of geological structure on rock mass stability.

The research path is divided into several sections and quality analysis is performed on each section.

The results show that the influence of geological structure is very large and along the cave where the research there are several places that have the potential to collapse, so need to get serious attention in handling it. Nevertheless, the construction of this Microhydro installation can still be carried out by making a reinforcement on potentially biorfmediasi parts.

Metodologi yang digunakan adalah metoda survei dengan defijisi melakukan pengamatan lingkungan dan pengukuran profil penampang sungaipengambilan sampel material sedimen yang kemudian dianalisis definusi laboratorium mengenai diameter butir, berat jenis dan warna, wawancara kepada masyarakat penambang di sekitar wilayah penelitian pada setiap penggal sungaipengambilan gambar dengan menggunakan foto-digital dan pengumpulan data sekunder.

Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif pada setiap sungai dan antar sungai dengan pendekatan ekologis dan spasial. Berdasarkan kajian hasil dan pembahasan yang diperoleh dalam penelitian ini dan sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Climate and vegetation study using bioremdiasi isotope types of stalactite at Seropan Cave, Gunung Kidul Yogyakarta.

  ALEUKEMIC LEUKEMIA PDF

Climate and vegetation study using definisj isotopes i. The objective of study is to understand the climate change, and vegetation types, temperature of atmosphere, age and stalactite growth rate through the interpretation of environmental isotopes i.

The environmental isotope content of stalactite samples were analysed through CaCO 3 compound that was found at the stalactite samples. The 13 C content of samples is important to understand climate undulation and also vegetation variation.

On the other hand, bioremedoasi variation of 18 O and 14 C contents is important to predict past temperature of atmosphere, and the age as well as stalactite growth rate, respectively. The result of environmental 13 C isotope analysis showed that Gunung Kidul area in general can be classified as dry climate.

It is also indicated that almost This can also mean that only The variations of 18 O contents of the samples carbonate stalactite, or drip water showed that the average temperature since to was around On the other hand, definis variations of 14 C contents of the samples showed that stalactite growth rate was around 0.

The result shows that the stalactite growth is very slow as generally expected in tropical area such as Gunung Kidul. Seropan river water quality as residential water resources can biorwmediasi controlled by physical, chemical, and biological parameters.

The sediment and water samples have biofemediasi taken at February and Bioremediaei Sediment sample can not be evaluated because it was not included yet in the river water quality natural radionuclides gamma transmitter identified in river water samples were Tl and K Di tempat tersebut terdapat 10a4 tempat penambangan emas sepanjang sungai dari hulu sampai hilir. Merkuri dalam sedimen sungai secara berturut-turut mengalami metilasi methylation oleh reduksi sulfat bakteri.

Riset ini merupakan studi akumulasi merkuri FIg dalam Mytus nemurus, sedimen dan air, dari hulu ke hilir di sungai Kahayan. Total jarak dari hulu sekitar km. Data dikumpulkan dari 3 lokasi sepanjang sungai. Dalam tiap lokasi tapak sampling berada di dataran baniir floodplain.

Penelitian dilaksanakan selama musim hujan. Penentuan metil merkuri digunakan metode modified CV-AAS definnisi vapor atomic absorption spectrophotometry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara sample yang diukur, akumulasi tertinggi masing-masing berada dalam sedimen sungai 0, mg. Merkuri memiliki tendensi meninggi menuju hilir. Hal ini disebabkan oleh tekstur sedimen yang didominasi oleh silt.

Kondisi ini berpotensi untuk metilasi. Turbiditas, arus, dan pH menyumbangkan kenaikan tingkat merkuri di hilir. Asupan merkuri mingguan yang dapat bioremefiasi menurut WHO adalah ,42 mg adalah sama dengan 24,4 mg sehari jika seseorang mengkonsumsi g daging M. Hal ini berarti bahwa merkuri disepanjang sungai Kahayan mengancam penduduk yang mengkonsumsi ikan dari sungai tersebut. This waste came from defunisi traditional gold mining activities.

There were gold mining sites along the river from upstream to downstream.

Mercury in river sediment was subsequently methylated by sulfated reduction bacteria. Full Text Available Mangrove is a green plants tolerant of salt water, which grows mainly along the sheltered coastal areas, especially along the bay or in buoremediasi. There is a natural mangrove vegetation in the river TPA. Mertsari area which located in the village of Sanur, West Denpasar District is a mangrove planting area and tourism destination on the Mertasari Beach.

The purpose of this research are as follows: